5 Jenis Investasi Dana Pensiun yang Disarankan OJK untuk Pebisnis Muda dan Pemula Terbaru Tahun 2018

5 Jenis Investasi Dana Pensiun yang Disarankan OJK untuk Pebisnis Muda dan Pemula Terbaru Tahun 2018

Salah satu cara yang dilakukan banyak orang untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah untuk masa depan adalah Investasi. Investasi memiliki bentuk yang bermacam-macam mulai dari emas hingga bermain saham. Meskipun begitu, ada beberapa jenis dan bentuk investasi lainnya yang belum pernah terpikirkan oleh pebisnis pemula dan generasi muda yang sebenarnya sangat penting salah satunya investasi dana pensiun.

Investasi dana pensiun seringkali mulai dipikirkan oleh sebagian besar anak muda ketika mendekati waktunya, padahal itu salah dan dapat dikatakan sudah terlambat. Oleh karena itu, mengetahui dan menyiapkan investasi dana pensiun sejak usia muda sangat penting untuk dilakukan. Dilansir dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terdapat 5 jenis investasi dana pensiun yang disarankan OJK untuk pebisnis muda dan pemula terbaru tahun 2018. Apa saja itu? Berikut ulasannya yang mungkin dapat membantu Anda.

1. Investasi Saham

Kenaikan harga saham (capital gain) dan pembagian laba (dividen) merupakan 2 keuntungan yang bisa kamu dapat jika berinvestasi saham. Jenis investasi ini bakal menjadi sumber pendapatan tetap di hari tuamu nanti. Maka dari itu, segera miliki saham mulai dari sekarang agar masa tua kamu bahagia.

Meskipun begitu, sebagai investor kamu perlu belajar, baca-baca informasi sebelum mulai berinvestasi dan memahami bagaimana proses investasi saham yang berjalan hingga mendapatkan keuntungan. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dan diingat adalah nilai dividen yang umumnya meningkat setiap tahun. Semakin besar dividen, semakin besar juga risiko yang harus kamu tanggung.

2. Reksadana Pasar Uang

Tidak hanya menguntungkan, investasi jenis reksadana sangat mudah dilakukan karena dikelola langsung oleh manajer investasi. Jadi, kamu hanya perlu menyetor dana, selanjutnya bagian manajer perusahaan investasi akan bertanggung jawab mengelola untuk mendapatkan return setinggi mungkin dan mencari instrumen reksadana yang menguntungkan. Kemudahan investasi tersebut, membuat reksadana menjadi pilihan investasi bagi sebagian banyak masyarakat di Indonesia.

Reksadana pasar uang merupakan salah satu jenis reksadana yang memiliki risiko paling rendah yang bisa kamu coba. Selain obligasi jatuh tempo di bawah 1 tahun, reksadana pasar uang juga memiliki deposito berjangka dan dapat dikatakan paling aman dibandingkan jenis reksadana yang lain. Perlu diketahui juga, investasi reksadana pasar uang tidak perlu modal hingga jutaan. Bahkan, beberapa manager investasi memperbolehkan dengan modal ratusan ribu saja untuk berinvestasi.

3. Deposito Berjangka

Sama halnya dengan reksadana pasar uang, deposito juga memiliki risiko rendah dan aman terhadap fluktuasi suku bunga. Instrumen investasi ini akan menjaga dan melindungi sepenuhnya semua uang yang kamu simpan di bank lokal. Tidak hanya itu saja, suku bunga yang diberikan juga cukup besar tergantung dari jangka waktu deposito yang kamu pilih.

Deposito yang memiliki fitur automatic roll over yang berguna untuk memperpanjang otomatis jika deposito sudah jatuh tempo namun kamu tidak mencairkan uang. Dengan begitu, uang yang kamu depositokan akan terus berkembang terus tanpa kamu sadari.

4. Investasi Emas Batangan

Sudah tidak perlu dijelaskan lagi, tentunya kamu sudah mengetahui harga emas yang pasti naik setiap tahunnya. Kentungan yang pasti dan menguntungkan membuat banyak orang memilih untuk berinvestasi emas batangan ini. Oleh karena itu, investasi ini cocok untuk kamu jadikan investasi dana pensiun. Hal yang perlu dan wajib kamu ingat ketika berinvestasi emas batangan adalah jangan beli kredit. Untuk menghindari risiko gagal bayar sebaiknya belilah emas batangan dengan uang tunai.

5. BPJS Ketenagakerjaan

Jenis investasi dana pensiun yang terakhir adalah Program BPJS Ketenagakerjaan. Program ini dikendalikan langsung oleh pemerintah dan bisa menjadi tabungan masa tuamu nantinya dengan Jaminan Hari Tua (JHT). Setelah kamu mendaftar, penghasilanmu selama bekerja di perusahaan akan dipotong untuk membayar iuran ke pihak BPJS Ketenagakerjaan. Jadi tidak bakal kerasa ketika kamu melakukan aktivitas sehari-hari. Ketika kamu sudah pensiun, dana yang sudah diinvestasikan bisa dicairkan.

Berlangganan Informasi Terbaru Secara Gratis:

0 Response to "5 Jenis Investasi Dana Pensiun yang Disarankan OJK untuk Pebisnis Muda dan Pemula Terbaru Tahun 2018"

Posting Komentar